Ternyata tak disangka bahwa tanggal 25 November 2009 telah tiba. hari ini merupakan hari guru nasional.Saya baru mengetahui bahwa tanggal 25 November 2009 adalah hari guru nasional Republik Indonesia.Setelah saya googling dengan kata kunci tanggal 25 November 2009, hasilnya memang benar hari guru nasional jatuh pada tanggal 25 November.Hari guru diperingati serta dengan hari ulang tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).Tetap hari Guru Nasional bukan hari libur resmi dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru,kepala sekolah, dan pengawas sekolah.
Selamat hari Guru Nasional untuk semua guru-guru di seluruh Indonesia.Bagi saya guru adalah seorang panutan dan contoh bagi murid-muridnya.Menularkan semangat untuk berusaha menjalani beratnya kehidupan kepada anak didiknya,memberikan suatu transfer ilmu kepada siswa-siswa didiknya hingga mereka semua sukses kelak di masa depan.Ingat tidak ada presiden yang lahir tanpa guru,tidak ada dokter,dosen,professor,doktor,peneliti,wartawan yang dapar lahir tanpa seorang guru.Guru merupakan seorang sosok yang jasanya tiada tara dan pahlawan tanpa tanda jasa bagi bangsa Indonesia.
Seringkali kita lupa akan jasa-jasa guru kita,maafkan saya Bapak dan Ibu guruku.Saya menyadari tanpa kalian, tidak mungkin dapat menulis dengan benar sesuai dengan aturan-aturan,tanpa kalian juga saya tidak mungkin mengenal cara membaca yang sesuai dengan tatanan,tanpa kalian semua juga saya tidak mungkin dapat mengenal ilmu-ilmu pengetahuan seperti Matematika,Biologi,Kimia,Bahasa Inggris, Akuntansi dan sebagainya.Terima kasih juga untuk Bapak dan Ibu Guruku yang telah memberikan semangat,nasihat,dan teladan saat masih menempuh pendidikan wajib.Petuah-petuah dari Bapak dan Ibu sangat berguna buat saya dalam menjalani hidup ini.Pahlawan tanpa tanda jasaku teruslah perjuangan untuk mencerdaskan bangsa ini,bebaskan bangsa ini dari kebodohan.
Terima kasih buat guru-guru SD,SMP, dan SMA ku yang telah menularkan cakrawala ilmu kepada saya.Serta suatu teladan dari Bapak dan Ibu Guru yang telah anda berikan kepada saya,semoga akan berguna kelak di masa depan.Selamat Hari Guru Nasional.
Selasa, 24 November 2009
Selasa, 17 November 2009
browsing
Pengertian Browsing
Browsing adalah seni pencarian informasi melalui system operasi yang berbasis hypertext, misalnya membaca berita, bermain game, menulis blog, mengirim e-mail, dan lain sebagainya. Contoh produknya adalah Internet Explorer, Opera, Mozilla Firefox dll.
Langkah – langkah melakukan Browsing
1. Double Click Pada Icon Mozila Firefox atau system operasi yang lain, diamkan
2. Ketikan alamat / situs yang mau dikunjungi pada kotak address
3. Tekan Enter
Mesin Pencari Google
Google adalah salah satu mesin pencari informasi dari puluhan mesin pencari informasi yang tersedia. Misalnya searchindonesia, google, yahoo, Amazon, Altalavista dan lain sebagainya.
Masukan kata kuncinya
Masukan kata kuncinyamateri-kursus-internet.docMesin pencari ini digunakan apabila anda ingin mencari informasi yang belum diketahui alamat URL atau Situsnya. Ketikan saja pada addressnya www.google.com dan mulailah mencari informasi dengan memasukan kata kuncinya, berikut contoh tampilan google :
Macam-macam situs yang bisa anda kunjungi
1. www.ilmukomputer.com
2. www.aminazizcenter.com
3. www.cilacapkab.go.id
4. www.ut.ac.id
5. www.jasakom.com
6. http://nyunyunrames.wordpress.com
7. www.liputan6.com
8. www.ketawa-ketiwi.com
9. www.primbon.com
Browsing adalah seni pencarian informasi melalui system operasi yang berbasis hypertext, misalnya membaca berita, bermain game, menulis blog, mengirim e-mail, dan lain sebagainya. Contoh produknya adalah Internet Explorer, Opera, Mozilla Firefox dll.
Langkah – langkah melakukan Browsing
1. Double Click Pada Icon Mozila Firefox atau system operasi yang lain, diamkan
2. Ketikan alamat / situs yang mau dikunjungi pada kotak address
3. Tekan Enter
Mesin Pencari Google
Google adalah salah satu mesin pencari informasi dari puluhan mesin pencari informasi yang tersedia. Misalnya searchindonesia, google, yahoo, Amazon, Altalavista dan lain sebagainya.
Masukan kata kuncinya
Masukan kata kuncinyamateri-kursus-internet.docMesin pencari ini digunakan apabila anda ingin mencari informasi yang belum diketahui alamat URL atau Situsnya. Ketikan saja pada addressnya www.google.com dan mulailah mencari informasi dengan memasukan kata kuncinya, berikut contoh tampilan google :
Macam-macam situs yang bisa anda kunjungi
1. www.ilmukomputer.com
2. www.aminazizcenter.com
3. www.cilacapkab.go.id
4. www.ut.ac.id
5. www.jasakom.com
6. http://nyunyunrames.wordpress.com
7. www.liputan6.com
8. www.ketawa-ketiwi.com
9. www.primbon.com
Sabtu, 14 November 2009
bahasa chatting
. ASL (Age, Sex, Location) menanyakan umur, jenis kelamin, dan lokasi berada.
2. PLS (Please) untuk menyertai pesan permintaan tersebut
3. GTG (Got to Got) berpamitan untuk mengakhiri pembicaraan
4. BRB (Be Right Back) izin sebentar untuk keperluan tertentu dan segera kembali untuk melanjutkan pembicaraan
5. LOL (Loughing Out Loud) tertawa terbahak bahak, sebagai respon atas pesan sebelumnya
6. NVM (Never mind) ngak masalah
7. F2F (Face To Face) bertatap muka.
8. TITI DJ (Hati- Hati Di Jalan)
9. TITI KAMAL (Hati-Hati Kalau Malam)
10. MAMA DINA (Makan Malam Dimana)
11. SMS (Saya Masih Sendiri)/Jomblo gi tu lho
12. DUO CORE (Duda or Cowok keren)
13. JJS (Jalan-Jalan Sore)
14. dllll
Singkatan :
A/S/L? = Age/Sex/Location?
BRB = Be Right Back
BBL = Be back later
BBIIAF = Be back in a flash
BTW = By The Way
CUL = See You Later
F2F = Face To Face
FYA = For Your Amusement
FYI = For Your Information
HHOK = Ha..ha.. Only Kidding
TNX = Thank's
OIC = Oh, I see
IMHO = In My Humble Opinion
IMO = In My Opinion
OTOH = On The Other Hand
LOL = Laughing Out Loud
OTF = On The Floor
ROTFL = Rolling On The Floor Laughing
YMMSVH = You Make Me So Very happy
NP = No Problem
RE = Hi again
J/K = Just Kidding
WB = Welcome back
Universal emotion :
Smile atau Smile = Senang / tersenyum.
Sad atau : ( = Sedih / kecewa
: - 0 atau : - o = Terkejut/ heran
:- @ = Berteriak
:- < = Sedih sekali
:- || = Marah
Very Happy = Tertawa
:’-( = Menangis
Wink = Berkedip
%-) = Bahagia --bingung
%-( = Sedih --bingung
:- / atau :- \ = Pikir-pikir
: P = Meledek
Kaomoji Emotion :
(^_^) atau (^-^) = Tersenyum
(^0^) = Tertawa lebar
(^.^) = Senyum simpul
\(^0^0)/ = Bersorak riang
(^3^) = Berseru
(*^-^*) = Senyum malu, tersipu
(o^-^o) = Senyum merona
("-"Wink = Merasa terganggu
(-_-;Wink = Gugup
f(^_^) = Garuk garu kepala
(T_T) = Menangis
( ;_; ) = Menitikkan air mata
(" ~ ") = Manyun
(>_<) = Geram
(-_-#) = Marah
(+_+) = BeTe
(x_x) = Pusing
(x_x#) = Pusing habis dipukuli
(?_?)...??? = Bertanya-tanya dalam hati
(@_@) = Melotot, Heran
( _ _ )..zzZZ = Tidur
( _ _ ")..zzZZ = Bosan sampai ketiduran
m( _ _ )m = Memohon
w(^ _ ^) = Mendengarkan
(*^3^) = Mencium
(*^.^*) = Dicium
(=_=) atau (#^ ^#) = Malu sampai tersipu-sipu
( _ _ ) ..ooOO = Bermimpi
Ø(. .) = Menulis
((( (((;^ ^) = Berlari
C=C=(;' _') = Tergesa-gesa
(o_ _)o = Putus asa
(^ _^)d = Acungkan jempol
(^ _^)V = Tanda peace
(p^ ^)p = Ngajak brantem
y(^o^)y~~~ = Merokok
2. PLS (Please) untuk menyertai pesan permintaan tersebut
3. GTG (Got to Got) berpamitan untuk mengakhiri pembicaraan
4. BRB (Be Right Back) izin sebentar untuk keperluan tertentu dan segera kembali untuk melanjutkan pembicaraan
5. LOL (Loughing Out Loud) tertawa terbahak bahak, sebagai respon atas pesan sebelumnya
6. NVM (Never mind) ngak masalah
7. F2F (Face To Face) bertatap muka.
8. TITI DJ (Hati- Hati Di Jalan)
9. TITI KAMAL (Hati-Hati Kalau Malam)
10. MAMA DINA (Makan Malam Dimana)
11. SMS (Saya Masih Sendiri)/Jomblo gi tu lho
12. DUO CORE (Duda or Cowok keren)
13. JJS (Jalan-Jalan Sore)
14. dllll
Singkatan :
A/S/L? = Age/Sex/Location?
BRB = Be Right Back
BBL = Be back later
BBIIAF = Be back in a flash
BTW = By The Way
CUL = See You Later
F2F = Face To Face
FYA = For Your Amusement
FYI = For Your Information
HHOK = Ha..ha.. Only Kidding
TNX = Thank's
OIC = Oh, I see
IMHO = In My Humble Opinion
IMO = In My Opinion
OTOH = On The Other Hand
LOL = Laughing Out Loud
OTF = On The Floor
ROTFL = Rolling On The Floor Laughing
YMMSVH = You Make Me So Very happy
NP = No Problem
RE = Hi again
J/K = Just Kidding
WB = Welcome back
Universal emotion :
Smile atau Smile = Senang / tersenyum.
Sad atau : ( = Sedih / kecewa
: - 0 atau : - o = Terkejut/ heran
:- @ = Berteriak
:- < = Sedih sekali
:- || = Marah
Very Happy = Tertawa
:’-( = Menangis
Wink = Berkedip
%-) = Bahagia --bingung
%-( = Sedih --bingung
:- / atau :- \ = Pikir-pikir
: P = Meledek
Kaomoji Emotion :
(^_^) atau (^-^) = Tersenyum
(^0^) = Tertawa lebar
(^.^) = Senyum simpul
\(^0^0)/ = Bersorak riang
(^3^) = Berseru
(*^-^*) = Senyum malu, tersipu
(o^-^o) = Senyum merona
("-"Wink = Merasa terganggu
(-_-;Wink = Gugup
f(^_^) = Garuk garu kepala
(T_T) = Menangis
( ;_; ) = Menitikkan air mata
(" ~ ") = Manyun
(>_<) = Geram
(-_-#) = Marah
(+_+) = BeTe
(x_x) = Pusing
(x_x#) = Pusing habis dipukuli
(?_?)...??? = Bertanya-tanya dalam hati
(@_@) = Melotot, Heran
( _ _ )..zzZZ = Tidur
( _ _ ")..zzZZ = Bosan sampai ketiduran
m( _ _ )m = Memohon
w(^ _ ^) = Mendengarkan
(*^3^) = Mencium
(*^.^*) = Dicium
(=_=) atau (#^ ^#) = Malu sampai tersipu-sipu
( _ _ ) ..ooOO = Bermimpi
Ø(. .) = Menulis
((( (((;^ ^) = Berlari
C=C=(;' _') = Tergesa-gesa
(o_ _)o = Putus asa
(^ _^)d = Acungkan jempol
(^ _^)V = Tanda peace
(p^ ^)p = Ngajak brantem
y(^o^)y~~~ = Merokok
blog
Sejarah
Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.
[sunting] Komunitas Blogger
Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.
Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
[sunting] Jenis-jenis blog
* Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
* Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
* Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
* Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
* Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
* Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
* Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
* Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
* Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
* Blog agama: Membahas tentang agama
* Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
* Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
* Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
* Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
* Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
* Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
[sunting] Budaya populer
Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet.[rujukan?] Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar. Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog.[rujukan?] karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktivitas ngeblog ini.
[sunting] Resiko kejahatan
Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.
Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.
[sunting] Komunitas Blogger
Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.
Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
[sunting] Jenis-jenis blog
* Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
* Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
* Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
* Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
* Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
* Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
* Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
* Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
* Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
* Blog agama: Membahas tentang agama
* Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
* Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
* Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
* Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
* Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
* Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
[sunting] Budaya populer
Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet.[rujukan?] Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar. Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog.[rujukan?] karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktivitas ngeblog ini.
[sunting] Resiko kejahatan
Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.
Sejarah
Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan 'mainframe' yang terbentuk sebagai jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.
Anatomi Ratel, sebagai contoh:
emailsaya@surabaya.vibriel.net.id
Keterangan:
emailsaya: nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
surabaya.vibriel.net.id: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
surabaya: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
vibriel: nama domain, biasanya menunjukkan nama perusahaan/organisasi/perorangan (Vibriel)
net: second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori networking (net)
id: top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar di otoritas domain Indonesia (id)
[sunting] Metode pengiriman
Untuk mengirim surat elektronik kita memerlukan suatu program mail-client. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.
Saya menulis surel → e-mail client (di komputer saya) → SMTP server penyedia e-mail saya → Internet → POP3 server penyedia e-mail penerima → e-mail client (di komputer si penerima) → surat dibaca si penerima
Terlihat surat elektronik yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surat elektronik meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surat elektronik yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surat elektronik yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (enkrip) data dalam surat elektronik tersebut (contohnya menggunakan PGP, sertifikat digital, dan lain-lain)
[sunting] Cara membaca surat elektronik
Surat elektronik pada mulanya disimpan di dalam sebuah mailserver. Biasanya bila seseorang memakai koneksi ISP untuk sambungan ke internet, ia akan diberikan satu surat elektronik gratis. Surat elektronik yang diterima akan disimpan di server surat elektronik ISP.
Ada dua cara untuk mengakses surat elektronik:
Dengan cara menggunakan 'browser', seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan online. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan email gratis.
Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Windows Mail, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.
[sunting] Etika penggunaan surat elektronik
Etika dalam surat elektronik sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada surat elektronik yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:
Jangan mengirim surat elektronik dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surat elektronik yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,
Jangan mengirim lanjut (forward) surat elektronik tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
Dalam mengutip tulisan orang lain, selalu usahakan mengutip seperlunya, jangan mau gampangnya mengutip seluruh tulisan orang itu:
dalam menjawab surat elektronik orang lain, kutip bagian yang kita tanggapi saja, selain lebih jelas juga tidak memakan waktu / jatah akses penerima,
dalam mengutip tulisan orang ketiga, ingat hak cipta: kutip sesedikit mungkin dan rujuk ke tulisan aslinya.
Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda BERTERIAK.
Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.
[sunting] Keamanan
Keamanan data di surat elektronik tidaklah terjamin dan selalu ada risiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surat elektronik itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surat elektronik yang dikirimkan tersebut.
Surat elektronik dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surat elektronik tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).
[sunting] Lihat pula
Alamat surat elektronik
Virus komputer
Spam
Milis
Komunitas maya
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_elektronik"
Kategori: Surat elektronik
Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan 'mainframe' yang terbentuk sebagai jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.
Anatomi Ratel, sebagai contoh:
emailsaya@surabaya.vibriel.net.id
Keterangan:
emailsaya: nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
surabaya.vibriel.net.id: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
surabaya: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
vibriel: nama domain, biasanya menunjukkan nama perusahaan/organisasi/perorangan (Vibriel)
net: second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori networking (net)
id: top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar di otoritas domain Indonesia (id)
[sunting] Metode pengiriman
Untuk mengirim surat elektronik kita memerlukan suatu program mail-client. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.
Saya menulis surel → e-mail client (di komputer saya) → SMTP server penyedia e-mail saya → Internet → POP3 server penyedia e-mail penerima → e-mail client (di komputer si penerima) → surat dibaca si penerima
Terlihat surat elektronik yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surat elektronik meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surat elektronik yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surat elektronik yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (enkrip) data dalam surat elektronik tersebut (contohnya menggunakan PGP, sertifikat digital, dan lain-lain)
[sunting] Cara membaca surat elektronik
Surat elektronik pada mulanya disimpan di dalam sebuah mailserver. Biasanya bila seseorang memakai koneksi ISP untuk sambungan ke internet, ia akan diberikan satu surat elektronik gratis. Surat elektronik yang diterima akan disimpan di server surat elektronik ISP.
Ada dua cara untuk mengakses surat elektronik:
Dengan cara menggunakan 'browser', seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan online. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan email gratis.
Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Windows Mail, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.
[sunting] Etika penggunaan surat elektronik
Etika dalam surat elektronik sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada surat elektronik yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:
Jangan mengirim surat elektronik dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surat elektronik yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,
Jangan mengirim lanjut (forward) surat elektronik tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
Dalam mengutip tulisan orang lain, selalu usahakan mengutip seperlunya, jangan mau gampangnya mengutip seluruh tulisan orang itu:
dalam menjawab surat elektronik orang lain, kutip bagian yang kita tanggapi saja, selain lebih jelas juga tidak memakan waktu / jatah akses penerima,
dalam mengutip tulisan orang ketiga, ingat hak cipta: kutip sesedikit mungkin dan rujuk ke tulisan aslinya.
Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda BERTERIAK.
Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.
[sunting] Keamanan
Keamanan data di surat elektronik tidaklah terjamin dan selalu ada risiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surat elektronik itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surat elektronik yang dikirimkan tersebut.
Surat elektronik dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surat elektronik tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).
[sunting] Lihat pula
Alamat surat elektronik
Virus komputer
Spam
Milis
Komunitas maya
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_elektronik"
Kategori: Surat elektronik
chatting
Disable
Get Free Shots
Tentang Kita …
When Everything Has Changed
• About My Love …
o Anginkupun Begitu Berlalu …
o Katak Dalam Tempurung …
o Menutup Bukuku Untuk Dia…
o Perasaan yang Tertunda…
o Perjalanan Perahu Karet …
o Terikat karena lemah …
• Buka bersama anak2 3TKJ
• Contact Us
o Data ku
o Hubungi Aku…
• Pak RaDEN Experience …
o Anak-anak Komputama Punya ……
o Kayuh Sepeda dari Pwt ke Majenang
o Ngalamin PKL Di Pwt ….
o Study Banding …
• Pak Raden Profille …
Oleh: Pak Raden | Kamis, September 13, 07
Apa itu Chatting
Chatting
Pengertian Chatting
Chatting adalah suatu program untuk para pengguna internet dimana saja berada agar bisa mengenal satu sama lain walaupun dia berada jauh dari kita.Dengan Chatting kita juga bisa melihat wajah orang yang baru kita kenal tersebut jika di komputer kita ada satu alat yang disebut WEBCAM.
Langkah-langkah melakukan Chatting dengan Yahoo Messenger
1. Double Click Icon Yahoo Messenger
Get Free Shots
Tentang Kita …
When Everything Has Changed
• About My Love …
o Anginkupun Begitu Berlalu …
o Katak Dalam Tempurung …
o Menutup Bukuku Untuk Dia…
o Perasaan yang Tertunda…
o Perjalanan Perahu Karet …
o Terikat karena lemah …
• Buka bersama anak2 3TKJ
• Contact Us
o Data ku
o Hubungi Aku…
• Pak RaDEN Experience …
o Anak-anak Komputama Punya ……
o Kayuh Sepeda dari Pwt ke Majenang
o Ngalamin PKL Di Pwt ….
o Study Banding …
• Pak Raden Profille …
Oleh: Pak Raden | Kamis, September 13, 07
Apa itu Chatting
Chatting
Pengertian Chatting
Chatting adalah suatu program untuk para pengguna internet dimana saja berada agar bisa mengenal satu sama lain walaupun dia berada jauh dari kita.Dengan Chatting kita juga bisa melihat wajah orang yang baru kita kenal tersebut jika di komputer kita ada satu alat yang disebut WEBCAM.
Langkah-langkah melakukan Chatting dengan Yahoo Messenger
1. Double Click Icon Yahoo Messenger
kebaikan dan keburukan internet
ZAIRAHAES….Just A Family Model
• Front Page
• Filosofi Pendidikan Keluarga
• REFERENSI
← Bermain Bersama Membentuk Kepribadian Matang Pada Masa Balita →
Internet Masuk Sekolah : Positif atau Negatif ?
March 18, 2009 • 9 Comments
Salah satu perusahaan telekomunikasi raksasa di Indonesia kembali meluncurkan program untuk pendidikan. Mereka memberi nama program tersebut “Indonesia Belajar”. Seragam dengan Depdiknas yang meluncurkan Jardiknas tahun lalu, kemudian beberapa perusahaan telekomunikasi lain yang sudah meluncurkan hal yang sama.
Program-program berbau teknologi ini berbentuk pengadaan komputer, jaringan telekomunikasi dan software. Sekolah-sekolah diberi fasilitas untuk menggunakan multimedia karena software dan hardware telah disediakan. Dampaknya, siapapun, baik itu guru, kepala sekolah, murid, staf TU, bahkan penjaga sekolah akan memiliki akses mengendus informasi dunia.
Positifkah atau negatifkah efek yang akan dilahirkan dari konsumsi teknologi ini.
Pertama yang ingin penulis cermati adalah, Information Technology Has No Filter. Informasi apapun dan dari manapun dapat diakses tanpa melihat batasan usia. Bisa saja sebuah situs mensyaratkan batasan usia tertentu, tetapi identitas dapat dengan mudah dipalsukan. Anak-anak usia sekolah sangat mudah masuk ke dalam situs-situs dewasa tanpa hambatan. Efek negatifnya, peluang pornografi, gaya hidup konsumtif, rokok, juvenille delinquncy dapat masuk melalui internalisasi informasi dengan sangat mudah. Bahkan hanya dengan satu kali, Klik !
Kedua, Information Need No Supervision. Apakah guru dan orang tua bisa mengawasi informasi apa saja yang diakses oleh anak-anaknya selama 24 jam ? Yang lebih serius lagi adalalah apakah orang tua dan guru peduli mengenai informasi apa saja yang diakses oleh anak-anaknya ? Biasanya alasan tidak punya waktu karena sibuk dengan pekerjaan akan menjadi alasan utama.
Ketiga, anak belajar melalui model. Model apa saja bisa didapatkan melalui kotak ajaib yang sudah tersambung dengan kabel internet. Voila ! Anak bisa mencontoh apa saja yang dia inginkan.
Tanpa menafikan sisi positif dari kecepatan teknologi informasi, sebaiknya program-program yang bersifat speed access to technology dipertimbangkan dengan matang. Masalahnya, negara ini masih berkutat pada masalah-masalah guru yang tidak berkualitas, orang tua yang tidak peduli dan sekolah yang korup. Belum ada jaminan sistem atau setidaknya proses pengawasan penggunaan teknologi informasi di kalangan pelajar.
Pembaca bisa membayangkan apa yang terjadi ketika teknologi masuk ke dalam sekolah dalam kondisi guru-guru tidak siap alias gaptek tidak bisa menggunakan teknologi yang disediakan. Butuh waktu untuk mempersiapkan teknis dan mental guru-guru untuk mentransfer ilmu dan nilai kepada murid-muridnya. Sementara, anak-anak di masa sekarang sudah demikian cepat dapat belajar dan beradaptasi dengan jaringan internet. Mampukah guru menjadi pengarah dan pengawas tanpa bila mereka tidak memiliki kompetensi yang cukup?
Artinya, dropping pengadaan peralatan teknologi informasi harus dibarengi pula dengan pembekalan-pembekalan terhadap user. Bukan hanya memberikan barang secara fisik, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai yang hendak diusung ke dalam program.
Menjadi user teknologi bukan hanya persoalan teknis semata, melainkan persoalan menggunakan olahan ilmu pengetahuan untuk kebaikan kehidupan umat manusia.
Saya tidak membenci teknologi informasi, karena sebagai pengguna saya merasa mendapat banyak manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Yang saya maksudkan adalah kesiapan user dan kesadaran pemanfaatan hal-hal positif, terutama dalam bidang pendidikan.
Seperti ketika seorang anak sedang belajar berjalan, pastinya ia tidak tiba-tiba dipakaikan Roller Scate, tapi mulai dulu belajar menggunakan sendal dan sepatu dibimbing oleh orang tuanya.
Ketika, internet masuk sekolah, guru dan perangkat pendidik terlebih dulu disiapkan, mengerti seluk beluk dan mahir menggunakannya sebelum diberikan kepada murid-murid. Karena guru adalah pembimbing para pelajar.
Siapa yang jadi pembimbing guru ? Menurut saya, seluruh provider dan penyelenggara bantuan peralatan teknologi informasi bertanggung jawab untuk membina dan melatih guru-guru dalam penggunaan teknologi, agar guru-guru mampu memberdayakan teknologi, bukan sebaliknya diperdaya oleh teknologi.
Salam,
Asrillanoor.
Categories: Keluarga, Teknologi Dan Budaya
Tagged: anak, guru, internet, pendidikan, sekolah
9 responses so far ↓
• Dampak Dari Internet Masuk Sekolah | XXXTra Channel // March 19, 2009 at 7:14 am
[...] Visit Dampak Dari Internet Masuk Sekolah [...]
•
singgasanaku // March 19, 2009 at 11:02 am
Betul, harus dibarengi dengan mempersiapkan penggunanya juga agar tidak salah dalam memanfaatkan fasilitas ini. Untuk anak didik selain keterampilan dalam menggunakannya, juga perlu ditanamkan sejak awal bahwa teknologi tersebut dapat memberikan kemudahan untuk menggapai kesuksesan kita. Dari internet kita dapat mencari jawaban atas hal-hal yang kita belum tahu. Dari internet kita bisa mengenal orang-orang sukses. Dari internet, bahkan kita bisa mendapatkan penghasilan.
Apa yang kita tanamkan tersebut harus disertai praktek sehingga anak dapat membuktikan dan merasakan manfaatnya. Setelah anak-anak merasakan manfaat yang positif, diharapkan mereka akan mengembangkan dasar2 yang kita berikan untuk hal yang positif juga.
Saran saya, untuk tahap awal jangan dulu dikenalkan kepada hal-hal yang sifatnya hiburan, melainkan kenalkan mereka kepada ilmu pengetahuan, sastra, bisnis, dll yang konstruktif.
•
asrillanoor // March 19, 2009 at 2:43 pm
To Singgasanaku…..
Sepertinya pandangan kita sama bahwa yang terpenting adalah penanaman manfaat positif lebih dahulu. Kita punya PR untuk memproteksi lingkungan kita sendiri dari bombardir informasi yang tak tersaring.
Syukur-syukur bisa menggugah para eksekutor projek-projek raksasa agar mau mempertimbangkan aspek sosiokultur dan pendidikan ketika mereka mengintervensi masyarakat dengan program-program mereka.
•
ari // March 20, 2009 at 12:07 am
sesuatu di dunia ini pasti ada baik buruknya..tergantung dari diri kita masing2..tanamkanlah sisi psitifnya terlebih dahulu..maka itu akan menimbulkan pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh apapun..
•
Herry // March 21, 2009 at 6:07 am
Permisi…
Artikel ini amat menarik buat saya yg sedang berusaha mengenalkan dunia internet dan multimedia ke sekolah anak saya.
Saya setuju bahwa kita juga mesti mempertimbangkan masalah sosio kultur dan efek negatif dari internet terhadap anak.
Namun saya juga tidak ingin kedua hal tsb mengurangi semangat “Internet goes To School” yang sedang tumbuh.
Internet sebagaimana juga hal lainnya bisa dilihat bagai pedang dengan dua sisi. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk kebaikan atau keburukan. Dua hal itu saya pikir sudah menjadi kodrat yang tak bisa dihindari.
Artikel ini amat bermanfaat untuk mengingatkan kita semua agar selalu waspada terhadap efek negatif dari internet namun tanpa berniat untuk memalingkan muka darinya.
Terakhir, saya minta izin untuk memasang artikel ini di blog saya, herryanto.com. Tentu dengan mencantumkan sumber dengan jelas.
Terima kasih…maju terus pendidikan Indonesia…
Cheers…
•
asrillanoor // March 22, 2009 at 1:04 pm
To Herryanto,
Terima kasih telah memasang artikel ini di blog bapak. Mudah-mudahan bermanfaat.
Keprihatinan saya mengenai internet masuk sekolah bukan terletak pada teknologi yang hendak ditawarkan, melainkan kesiapan para tenaga kependidikan menghadapi teknologi.
Kita tidak bisa menutup mata bahwa industri pendidikan di negeri ini umumnya berkutat pada hal-hal yang sifatnya artifisial, seringkali melupakan hal-hal yang sifatnya substantif, sehingga proyek pendidikan hanya dilihat dari dimensi teknis semata.
Betul, bahwa sarana dan prasarana adalah dimensi penting, namun jauh lebih penting memperkuat sumber daya manusianya terlebih dahulu agar mereka dapat memberdayakan teknologi, bukan sebaliknya diperdaya oleh teknologi.
Salam
Asrillanoor
•
rET // March 23, 2009 at 11:57 am
hem.. begitu ya.. memang cukup sulit.. dan kalau ditanya positif atau negatif, sebenarnya setiap persoalanpun juga mempunyai sisi negatif ataupun positif kan? apalagi dalam kasus ini, kita ketahui bahwa SDM di negara kita mempunyai kualitas yang masih kurang khususnya dalam bidang teknologi… Tetapi bukan tidak mungkin juga kan .. kita melakukan tersebut secara bersamaan… ataupun menerapkan standar moral sedini mungkin.. Karena memang hal ini menyangkut standar moral yang diterapkan pada diri… Tapi mungkin juga ini bukan hal yang mudah.. Karena munculnya standar moral tidak semata-mata muncul dari diri sendiri tetapi dalam hal ini lingkungan memberikan dampak yang sangat besar akan terbentuknya hal ini…
Tetapi kembali lagi jika kita melihat dari sisi lain, tentunya tidak semua yang ada di internet merugikan, khususnya bagi anak-anak sekolahan, saya rasa jika kita memberikan pendampingan yang benar, semua itu tidak akan sia-sia dan menjadi sesuatu yang buruk tetapi malah justru memberikan manfaat yang lebih. Karena itu sebagai orang yang lebih tua.. harusnya mampu memberikan pengawasan dan pendampingan yang tepat terhadap yang lebih muda, dan tak lulpa juga memberikan teladan yang benar, karena sebagian besar perilaku anak terbentuk dari perilaku orang dewasa…
ya.. jadi saya hanya bisa berdoa dan berharap agar internet goes to school tidak sia-sia ataupun memberikan dampak yang buruk, tetapi dapat terwujud sesuai dengan tujuan awal dari pemasangan internet ke sekolah ini, yaitu agar “indonesia belajar”
jadi mari kita berdoa saja dan bertindak…. yipz..
•
asrillanoor // March 24, 2009 at 12:08 pm
Dear rET,
Benar sekali, orang tua memainkan fungsi dan peran yang sangat penting untuk persoalan akses informasi ini. Jadi, kita membutuhkan lebih banyak lagi orang tua yang paham dan peduli soal pendidikan anaknya.
Salam,
Asrillanoor
•
@ahmad // July 3, 2009 at 8:57 am
internet masuk sekolah positip jika informasi yg di terima siswa adalah informasi yg bertanggung jawab, tidak bisa di pungkiri bahwa dunia internet yg liar juga “menyediakan” informasi2 liar dan tidak bertanggung jawab. dalam hal ini IT admin dari internet sekolah harus di standarisasi situs2 yg “forbiden” atau “allowed”. bukan berarti kita membatasi kebebasan anak didik kita tapi pada saatnya nanti mereka ketika sudah bisa bertanggung jawab bebas untuk melakukan yg mereka mau
Leave a Comment
Name
Mail
Website
• ALMANAK
March 2009
M T W T F S S
« Feb
Apr »
1
2 3 4 5 6
7 8
9 10 11 12
13 14 15
16 17 18
19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
• asrillanoor@yahoo.com
o Articles
o Asah Trampil
o Asih Kinasih
o Asuh
o Dongeng
o Keluarga, Teknologi Dan Budaya
o Penyesuaian Perkawinan
o Puisi
• HALAMAN
o Filosofi Pendidikan Keluarga
o REFERENSI
Daftar TK
Sistem Pendidikan Kita Melawan Hukum Alam
• Bicara..Bicara
kliper on kutukutubuku
@ahmad on Internet Masuk Sekolah : Posit…
RRj on Pelanduk Dan Kelinci
asrillanoor on REFERENSI
adiBali on REFERENSI
asrillanoor on REFERENSI
tsalis on REFERENSI
tsalis on Bapak mendulang….
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
rET on Internet Masuk Sekolah : Posit…
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
Herry on Internet Masuk Sekolah : Posit…
ari on Internet Masuk Sekolah : Posit…
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
singgasanaku on Internet Masuk Sekolah : Posit…
• My Neighbour
o booksquare
o FAMILY
o GLORIAMADEA
o JAPRAKHAES
o Just Download Free Ebook!
o Rumah Bangsa
o zairazaituni
• Special Link
o Alumni Psikologi Unisba
o Astrology
o Belajar Menulis
o E-KLIPING, E-BOOK
o Education.Com
o Enchanted Learning
o Faira Kidz
o Global Dashboard
o Good Reads
o HEM Homeschooling
o K O M U N I T A S R A M E S
o Komunitas Berkemas
o Okezone
o Pembelajar
o Pendidikan.Net
o Penulis Indonesia
o RUMAH INSPIRASI
o SIGUG
o ZAIRAHAES
• StatISTICS
o 1,901 hits
• Cari..Cari
adat alam album anak Asah Trampil bapak belajar bermain bersama cinta Dongeng education family foto game guru health hidup hp ibu internet jalanan keluarga kesehatan kontemplasi kutukutubuku life love main makan pendidikan pengasuhan perempuan rumah santai sawah sekolah semangat senang tekad teknologi trouble two tuhan tv
Blog at WordPress.com. Theme: Cutline by Chris Pearson.
• Front Page
• Filosofi Pendidikan Keluarga
• REFERENSI
← Bermain Bersama Membentuk Kepribadian Matang Pada Masa Balita →
Internet Masuk Sekolah : Positif atau Negatif ?
March 18, 2009 • 9 Comments
Salah satu perusahaan telekomunikasi raksasa di Indonesia kembali meluncurkan program untuk pendidikan. Mereka memberi nama program tersebut “Indonesia Belajar”. Seragam dengan Depdiknas yang meluncurkan Jardiknas tahun lalu, kemudian beberapa perusahaan telekomunikasi lain yang sudah meluncurkan hal yang sama.
Program-program berbau teknologi ini berbentuk pengadaan komputer, jaringan telekomunikasi dan software. Sekolah-sekolah diberi fasilitas untuk menggunakan multimedia karena software dan hardware telah disediakan. Dampaknya, siapapun, baik itu guru, kepala sekolah, murid, staf TU, bahkan penjaga sekolah akan memiliki akses mengendus informasi dunia.
Positifkah atau negatifkah efek yang akan dilahirkan dari konsumsi teknologi ini.
Pertama yang ingin penulis cermati adalah, Information Technology Has No Filter. Informasi apapun dan dari manapun dapat diakses tanpa melihat batasan usia. Bisa saja sebuah situs mensyaratkan batasan usia tertentu, tetapi identitas dapat dengan mudah dipalsukan. Anak-anak usia sekolah sangat mudah masuk ke dalam situs-situs dewasa tanpa hambatan. Efek negatifnya, peluang pornografi, gaya hidup konsumtif, rokok, juvenille delinquncy dapat masuk melalui internalisasi informasi dengan sangat mudah. Bahkan hanya dengan satu kali, Klik !
Kedua, Information Need No Supervision. Apakah guru dan orang tua bisa mengawasi informasi apa saja yang diakses oleh anak-anaknya selama 24 jam ? Yang lebih serius lagi adalalah apakah orang tua dan guru peduli mengenai informasi apa saja yang diakses oleh anak-anaknya ? Biasanya alasan tidak punya waktu karena sibuk dengan pekerjaan akan menjadi alasan utama.
Ketiga, anak belajar melalui model. Model apa saja bisa didapatkan melalui kotak ajaib yang sudah tersambung dengan kabel internet. Voila ! Anak bisa mencontoh apa saja yang dia inginkan.
Tanpa menafikan sisi positif dari kecepatan teknologi informasi, sebaiknya program-program yang bersifat speed access to technology dipertimbangkan dengan matang. Masalahnya, negara ini masih berkutat pada masalah-masalah guru yang tidak berkualitas, orang tua yang tidak peduli dan sekolah yang korup. Belum ada jaminan sistem atau setidaknya proses pengawasan penggunaan teknologi informasi di kalangan pelajar.
Pembaca bisa membayangkan apa yang terjadi ketika teknologi masuk ke dalam sekolah dalam kondisi guru-guru tidak siap alias gaptek tidak bisa menggunakan teknologi yang disediakan. Butuh waktu untuk mempersiapkan teknis dan mental guru-guru untuk mentransfer ilmu dan nilai kepada murid-muridnya. Sementara, anak-anak di masa sekarang sudah demikian cepat dapat belajar dan beradaptasi dengan jaringan internet. Mampukah guru menjadi pengarah dan pengawas tanpa bila mereka tidak memiliki kompetensi yang cukup?
Artinya, dropping pengadaan peralatan teknologi informasi harus dibarengi pula dengan pembekalan-pembekalan terhadap user. Bukan hanya memberikan barang secara fisik, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai yang hendak diusung ke dalam program.
Menjadi user teknologi bukan hanya persoalan teknis semata, melainkan persoalan menggunakan olahan ilmu pengetahuan untuk kebaikan kehidupan umat manusia.
Saya tidak membenci teknologi informasi, karena sebagai pengguna saya merasa mendapat banyak manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Yang saya maksudkan adalah kesiapan user dan kesadaran pemanfaatan hal-hal positif, terutama dalam bidang pendidikan.
Seperti ketika seorang anak sedang belajar berjalan, pastinya ia tidak tiba-tiba dipakaikan Roller Scate, tapi mulai dulu belajar menggunakan sendal dan sepatu dibimbing oleh orang tuanya.
Ketika, internet masuk sekolah, guru dan perangkat pendidik terlebih dulu disiapkan, mengerti seluk beluk dan mahir menggunakannya sebelum diberikan kepada murid-murid. Karena guru adalah pembimbing para pelajar.
Siapa yang jadi pembimbing guru ? Menurut saya, seluruh provider dan penyelenggara bantuan peralatan teknologi informasi bertanggung jawab untuk membina dan melatih guru-guru dalam penggunaan teknologi, agar guru-guru mampu memberdayakan teknologi, bukan sebaliknya diperdaya oleh teknologi.
Salam,
Asrillanoor.
Categories: Keluarga, Teknologi Dan Budaya
Tagged: anak, guru, internet, pendidikan, sekolah
9 responses so far ↓
• Dampak Dari Internet Masuk Sekolah | XXXTra Channel // March 19, 2009 at 7:14 am
[...] Visit Dampak Dari Internet Masuk Sekolah [...]
•
singgasanaku // March 19, 2009 at 11:02 am
Betul, harus dibarengi dengan mempersiapkan penggunanya juga agar tidak salah dalam memanfaatkan fasilitas ini. Untuk anak didik selain keterampilan dalam menggunakannya, juga perlu ditanamkan sejak awal bahwa teknologi tersebut dapat memberikan kemudahan untuk menggapai kesuksesan kita. Dari internet kita dapat mencari jawaban atas hal-hal yang kita belum tahu. Dari internet kita bisa mengenal orang-orang sukses. Dari internet, bahkan kita bisa mendapatkan penghasilan.
Apa yang kita tanamkan tersebut harus disertai praktek sehingga anak dapat membuktikan dan merasakan manfaatnya. Setelah anak-anak merasakan manfaat yang positif, diharapkan mereka akan mengembangkan dasar2 yang kita berikan untuk hal yang positif juga.
Saran saya, untuk tahap awal jangan dulu dikenalkan kepada hal-hal yang sifatnya hiburan, melainkan kenalkan mereka kepada ilmu pengetahuan, sastra, bisnis, dll yang konstruktif.
•
asrillanoor // March 19, 2009 at 2:43 pm
To Singgasanaku…..
Sepertinya pandangan kita sama bahwa yang terpenting adalah penanaman manfaat positif lebih dahulu. Kita punya PR untuk memproteksi lingkungan kita sendiri dari bombardir informasi yang tak tersaring.
Syukur-syukur bisa menggugah para eksekutor projek-projek raksasa agar mau mempertimbangkan aspek sosiokultur dan pendidikan ketika mereka mengintervensi masyarakat dengan program-program mereka.
•
ari // March 20, 2009 at 12:07 am
sesuatu di dunia ini pasti ada baik buruknya..tergantung dari diri kita masing2..tanamkanlah sisi psitifnya terlebih dahulu..maka itu akan menimbulkan pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh apapun..
•
Herry // March 21, 2009 at 6:07 am
Permisi…
Artikel ini amat menarik buat saya yg sedang berusaha mengenalkan dunia internet dan multimedia ke sekolah anak saya.
Saya setuju bahwa kita juga mesti mempertimbangkan masalah sosio kultur dan efek negatif dari internet terhadap anak.
Namun saya juga tidak ingin kedua hal tsb mengurangi semangat “Internet goes To School” yang sedang tumbuh.
Internet sebagaimana juga hal lainnya bisa dilihat bagai pedang dengan dua sisi. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk kebaikan atau keburukan. Dua hal itu saya pikir sudah menjadi kodrat yang tak bisa dihindari.
Artikel ini amat bermanfaat untuk mengingatkan kita semua agar selalu waspada terhadap efek negatif dari internet namun tanpa berniat untuk memalingkan muka darinya.
Terakhir, saya minta izin untuk memasang artikel ini di blog saya, herryanto.com. Tentu dengan mencantumkan sumber dengan jelas.
Terima kasih…maju terus pendidikan Indonesia…
Cheers…
•
asrillanoor // March 22, 2009 at 1:04 pm
To Herryanto,
Terima kasih telah memasang artikel ini di blog bapak. Mudah-mudahan bermanfaat.
Keprihatinan saya mengenai internet masuk sekolah bukan terletak pada teknologi yang hendak ditawarkan, melainkan kesiapan para tenaga kependidikan menghadapi teknologi.
Kita tidak bisa menutup mata bahwa industri pendidikan di negeri ini umumnya berkutat pada hal-hal yang sifatnya artifisial, seringkali melupakan hal-hal yang sifatnya substantif, sehingga proyek pendidikan hanya dilihat dari dimensi teknis semata.
Betul, bahwa sarana dan prasarana adalah dimensi penting, namun jauh lebih penting memperkuat sumber daya manusianya terlebih dahulu agar mereka dapat memberdayakan teknologi, bukan sebaliknya diperdaya oleh teknologi.
Salam
Asrillanoor
•
rET // March 23, 2009 at 11:57 am
hem.. begitu ya.. memang cukup sulit.. dan kalau ditanya positif atau negatif, sebenarnya setiap persoalanpun juga mempunyai sisi negatif ataupun positif kan? apalagi dalam kasus ini, kita ketahui bahwa SDM di negara kita mempunyai kualitas yang masih kurang khususnya dalam bidang teknologi… Tetapi bukan tidak mungkin juga kan .. kita melakukan tersebut secara bersamaan… ataupun menerapkan standar moral sedini mungkin.. Karena memang hal ini menyangkut standar moral yang diterapkan pada diri… Tapi mungkin juga ini bukan hal yang mudah.. Karena munculnya standar moral tidak semata-mata muncul dari diri sendiri tetapi dalam hal ini lingkungan memberikan dampak yang sangat besar akan terbentuknya hal ini…
Tetapi kembali lagi jika kita melihat dari sisi lain, tentunya tidak semua yang ada di internet merugikan, khususnya bagi anak-anak sekolahan, saya rasa jika kita memberikan pendampingan yang benar, semua itu tidak akan sia-sia dan menjadi sesuatu yang buruk tetapi malah justru memberikan manfaat yang lebih. Karena itu sebagai orang yang lebih tua.. harusnya mampu memberikan pengawasan dan pendampingan yang tepat terhadap yang lebih muda, dan tak lulpa juga memberikan teladan yang benar, karena sebagian besar perilaku anak terbentuk dari perilaku orang dewasa…
ya.. jadi saya hanya bisa berdoa dan berharap agar internet goes to school tidak sia-sia ataupun memberikan dampak yang buruk, tetapi dapat terwujud sesuai dengan tujuan awal dari pemasangan internet ke sekolah ini, yaitu agar “indonesia belajar”
jadi mari kita berdoa saja dan bertindak…. yipz..
•
asrillanoor // March 24, 2009 at 12:08 pm
Dear rET,
Benar sekali, orang tua memainkan fungsi dan peran yang sangat penting untuk persoalan akses informasi ini. Jadi, kita membutuhkan lebih banyak lagi orang tua yang paham dan peduli soal pendidikan anaknya.
Salam,
Asrillanoor
•
@ahmad // July 3, 2009 at 8:57 am
internet masuk sekolah positip jika informasi yg di terima siswa adalah informasi yg bertanggung jawab, tidak bisa di pungkiri bahwa dunia internet yg liar juga “menyediakan” informasi2 liar dan tidak bertanggung jawab. dalam hal ini IT admin dari internet sekolah harus di standarisasi situs2 yg “forbiden” atau “allowed”. bukan berarti kita membatasi kebebasan anak didik kita tapi pada saatnya nanti mereka ketika sudah bisa bertanggung jawab bebas untuk melakukan yg mereka mau
Leave a Comment
Name
Website
• ALMANAK
March 2009
M T W T F S S
« Feb
Apr »
1
2 3 4 5 6
7 8
9 10 11 12
13 14 15
16 17 18
19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
• asrillanoor@yahoo.com
o Articles
o Asah Trampil
o Asih Kinasih
o Asuh
o Dongeng
o Keluarga, Teknologi Dan Budaya
o Penyesuaian Perkawinan
o Puisi
• HALAMAN
o Filosofi Pendidikan Keluarga
o REFERENSI
Daftar TK
Sistem Pendidikan Kita Melawan Hukum Alam
• Bicara..Bicara
kliper on kutukutubuku
@ahmad on Internet Masuk Sekolah : Posit…
RRj on Pelanduk Dan Kelinci
asrillanoor on REFERENSI
adiBali on REFERENSI
asrillanoor on REFERENSI
tsalis on REFERENSI
tsalis on Bapak mendulang….
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
rET on Internet Masuk Sekolah : Posit…
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
Herry on Internet Masuk Sekolah : Posit…
ari on Internet Masuk Sekolah : Posit…
asrillanoor on Internet Masuk Sekolah : Posit…
singgasanaku on Internet Masuk Sekolah : Posit…
• My Neighbour
o booksquare
o FAMILY
o GLORIAMADEA
o JAPRAKHAES
o Just Download Free Ebook!
o Rumah Bangsa
o zairazaituni
• Special Link
o Alumni Psikologi Unisba
o Astrology
o Belajar Menulis
o E-KLIPING, E-BOOK
o Education.Com
o Enchanted Learning
o Faira Kidz
o Global Dashboard
o Good Reads
o HEM Homeschooling
o K O M U N I T A S R A M E S
o Komunitas Berkemas
o Okezone
o Pembelajar
o Pendidikan.Net
o Penulis Indonesia
o RUMAH INSPIRASI
o SIGUG
o ZAIRAHAES
• StatISTICS
o 1,901 hits
• Cari..Cari
adat alam album anak Asah Trampil bapak belajar bermain bersama cinta Dongeng education family foto game guru health hidup hp ibu internet jalanan keluarga kesehatan kontemplasi kutukutubuku life love main makan pendidikan pengasuhan perempuan rumah santai sawah sekolah semangat senang tekad teknologi trouble two tuhan tv
Blog at WordPress.com. Theme: Cutline by Chris Pearson.
domain
Nama domain
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.
Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
[sembunyikan] l • d • s Domain kelas-atas Generiks
Tidak bersponsor .biz .com .edu .gov .info .int .mil .name .net .org
Bersponsor
.aero .cat .coop .jobs .mobi .museum .pro .tel .travel
Infrastruktur .arpa .root
Startup phase .asia
Diusulkan
.berlin .bzh .cym .gal .geo .kid .kids .mail .nyc .post .sco .web .xxx
Dihapus .nato
Dipesan .example .invalid .localhost .test
Pseudo-domain
.bitnet .csnet .ip .local .onion .uucp
Tidak resmi see Alternative DNS roots
________________________________________
See also: Domain Kelas-atas Kode Negara
Daftar ccTLD
________________________________________
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
________________________________________
*=Registrasi luar negeri yang diperbolehkan
[sunting] A
• .ac – Ascension *
• .ad – Andorra
• .ae – Uni Emirat Arab
• .af – Afganistan
• .ag – Antigua dan Barbuda *
• .ai – Anguilla
• .al – Albania
• .am – Armenia *
• .an – Antillen Belanda
• .ao – Angola
• .aq – Antartika
• .ar – Argentina
• .as – Samoa Amerika *
• .at – Austria *
• .au – Australia
• .aw – Aruba
• .ax – Åland
• .az – Azerbaijan
[sunting] B
• .ba – Bosnia Herzegovina
• .bb – Barbados
• .bd – Bangladesh
• .be – Belgia *
• .bf – Burkina Faso
• .bg – Bulgaria
• .bh – Bahrain
• .bi – Burundi *
• .bj – Benin
• .bm – Bermuda
• .bn – Brunei Darussalam
• .bo – Bolivia *
• .br – Brasil *
• .bs – Bahama *
• .bt – Bhutan
• .bv – Pulau Bouvet (tidak dipakai dan tidak terdaftar)
• .bw – Botswana
• .by – Belarus
• .bz – Belize *
[sunting] C
• .ca – Kanada
• .cc – Pulau Cocos *
• .cd – Republik Demokratik Kongo (dulunya .zr – Zaire) *
• .cf – Republik Afrika Tengah
• .cg – Republik Kongo *
• .ch – Swiss *
• .ci – Côte d'Ivoire (Pantai Gading)
• .ck – Kepulauan Cook *
• .cl – Chili
• .cm – Kamerun
• .cn – Republik Rakyat Cina *
• .co – Kolombia
• .cr – Kosta Rika
• .cs – Serbia dan Montenegro (dulunya .yu – Yugoslavia; Catatan: pada tanggal 3 Juni, 2006, Montenegro mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga domain ini tidak dipakai lagi.) (kode domain .cs tidak dipakai, tidak ada DNS) (kode domain .cs dulunya dipakai untuk Cekoslowakia)
• .cu – Kuba
• .cv – Tanjung Verde
• .cx – Pulau Natal *
• .cy – Siprus
• .cz – Republik Ceko
[sunting] D
• .de – Jerman
• .dj – Djibouti *
• .dk – Denmark *
• .dm – Dominika
• .do – Republik Dominika
• .dz – Aljazair (Algeria)
[sunting] E
• .ec – Ekuador
• .ee – Estonia
• .eg – Mesir
• .eh – Sahara Barat (tidak dipakai; tidak ada DNS)
• .er – Eritrea
• .es – Spanyol *
• .et – Ethiopia
• .eu – Uni Eropa (kode domain yang "dikhususkan" oleh ISO 3166-1)
[sunting] F
• .fi – Finlandia
• .fj – Fiji *
• .fk – Kepulauan Falkland
• .fm – Federasi Mikronesia *
• .fo – Kepulauan Faroe
• .fr – Perancis
[sunting] G
• .ga – Gabon
• .gb – Britania Raya (Reserved domain by IANA; deprecated – see .uk)
• .gd – Grenada
• .ge – Georgia
• .gf – Guyana Perancis
• .gg – Guernsey
• .gh – Ghana
• .gi – Gibraltar
• .gl – Greenland *
• .gm – Gambia
• .gn – Guinea
• .gp – Guadeloupe
• .gq – Guinea Khatulistiwa
• .gr – Yunani *
• .gs – Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan *
• .gt – Guatemala
• .gu – Guam
• .gw – Guinea Bissau
• .gy – Guyana
[sunting] H
• .hk – Hong Kong *
• .hm – Pulau Heard dan Kepulauan McDonald *
• .hn – Honduras *
• .hr – Kroasia
• .ht – Haiti
• .hu – Hongaria *
[sunting] I
• .id – Indonesia
• .ie – Republik Irlandia
• .il – Israel *
• .im – Pulau Man *
• .in – India *
• .io – Teritorial Britania di Samudra Hindia *
• .iq – Irak
• .ir – Iran *
• .is – Islandia
• .it – Italia
[sunting] J
• .je – Jersey
• .jm – Jamaika
• .jo – Yordania
• .jp – Jepang
[sunting] K
• .ke – Kenya
• .kg – Kirgizstan
• .kh – Kamboja
• .ki – Kiribati
• .km – Komoro
• .kn – Saint Kitts dan Nevis
• .kp – Korea Utara (tidak dipakai; tidak ada DNS)
• .kr – Korea Selatan
• .kw – Kuwait
• .ky – Kepulauan Cayman
• .kz – Kazakhstan *
[sunting] L
• .la – Laos *
• .lb – Lebanon
• .lc – Saint Lucia
• .li – Liechtenstein *
• .lk – Sri Lanka
• .lr – Liberia
• .ls – Lesotho
• .lt – Lituania
• .lu – Luxemburg
• .lv – Latvia *
• .ly – Libya *
[sunting] M
• .ma – Maroko
• .mc – Monako
• .md – Moldova *
• .me – Montenegro
• .mg – Madagaskar
• .mh – Kepulauan Marshall
• .mk – Republik Makedonia
• .ml – Mali
• .mm – Myanmar
• .mn – Mongolia *
• .mo – Makau
• .mp – Kepulauan Mariana Utara *
• .mq – Martinique
• .mr – Mauritania
• .ms – Montserrat *
• .mt – Malta
• .mu – Mauritius *
• .mv – Maladewa
• .mw – Malawi *
• .mx – Meksiko *
• .my – Malaysia
• .mz – Mozambik
[sunting] N
• .na – Namibia *
• .nc – Kaledonia Baru
• .ne – Niger
• .nf – Pulau Norfolk *
• .ng – Nigeria
• .ni – Nikaragua
• .nl – Belanda * (ccTLD terdaftar pertama)
• .no – Norwegia
• .np – Nepal
• .nr – Nauru *
• .nu – Niue *
• .nz – Selandia Baru *
[sunting] O
• .om – Oman
[sunting] P
• .pa – Panama
• .pe – Peru
• .pf – Polinesia Perancis
• .pg – Papua Nugini
• .ph – Filipina *
• .pk – Pakistan *
• .pl – Polandia *
• .pm – Saint-Pierre dan Miquelon
• .pn – Kepulauan Pitcairn *
• .pr – Puerto Riko *
• .ps – Otoritas Nasional Palestina *
• .pt – Portugal *
• .pw – Palau
• .py – Paraguay
[sunting] Q
• .qa – Qatar
[sunting] R
• .re – Réunion
• .ro – Rumania *
• .rs – Serbia
• .ru – Rusia *
• .rw – Rwanda
[sunting] S
• .sa – Arab Saudi
• .sb – Kepulauan Solomon *
• .sc – Seychelles *
• .sd – Sudan
• .se – Swedia *
• .sg – Singapura
• .sh – Saint Helena *
• .si – Slovenia
• .sj – Svalbard dan Jan Mayen (tidak dipakai; tidak terdaftar)
• .sk – Slowakia
• .sl – Sierra Leone
• .sm – San Marino *
• .sn – Senegal
• .so – Somalia *
• .sr – Suriname *
• .st – Sao Tome dan Principe *
• .su – Uni Soviet (terdepresiasi; digantikan; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
• .sv – El Salvador
• .sy – Suriah *
• .sz – Swaziland *
[sunting] T
• .tc – Kepulauan Turks dan Caicos
• .td – Chad
• .tf – Teritorial Perancis Selatan
• .tg – Togo *
• .th – Thailand
• .tj – Tajikistan *
• .tk – Tokelau *
• .tl – Timor Leste (dulunya .tp) *
• .tm – Turkmenistan *
• .tn – Tunisia
• .to – Tonga *
• .tp – Timor Timur (terdepresiasi – gunakan .tl; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
• .tr – Turki
• .tt – Trinidad dan Tobago *
• .tv – Tuvalu *
• .tw – Republik Cina (Taiwan) *
• .tz – Tanzania
[sunting] U
• .ua – Ukraina
• .ug – Uganda *
• .uk – Inggris (kode domain yang "dikhususkan" oleh ISO 3166-1) (lihat pula .gb)
• .us – Amerika Serikat *
• .uy – Uruguay
• .uz – Uzbekistan
[sunting] V
• .va – Vatikan
• .vc – Saint Vincent dan Grenadines *
• .ve – Venezuela
• .vg – Kepulauan Virgin Britania Raya *
• .vi – Kepulauan Virgin Amerika Serikat
• .vn – Vietnam
• .vu – Vanuatu *
[sunting] W
• .wf – Wallis dan Futuna
• .ws – Samoa (dulunya Samoa Barat) *
[sunting] Y
• .ye – Yaman
• .yt – Mayotte
• .yu – Yugoslavia (kemudian berganti nama menjadi Serbia dan Montenegro)
(kode domain secara resmi digantikan oleh .cs (lihat di atas) namun tetap dipakai; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
[sunting] Z
• .za – Afrika Selatan *
• .zm – Zambia
• .zw – Zimbabwe
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.
Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
[sembunyikan] l • d • s Domain kelas-atas Generiks
Tidak bersponsor .biz .com .edu .gov .info .int .mil .name .net .org
Bersponsor
.aero .cat .coop .jobs .mobi .museum .pro .tel .travel
Infrastruktur .arpa .root
Startup phase .asia
Diusulkan
.berlin .bzh .cym .gal .geo .kid .kids .mail .nyc .post .sco .web .xxx
Dihapus .nato
Dipesan .example .invalid .localhost .test
Pseudo-domain
.bitnet .csnet .ip .local .onion .uucp
Tidak resmi see Alternative DNS roots
________________________________________
See also: Domain Kelas-atas Kode Negara
Daftar ccTLD
________________________________________
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
________________________________________
*=Registrasi luar negeri yang diperbolehkan
[sunting] A
• .ac – Ascension *
• .ad – Andorra
• .ae – Uni Emirat Arab
• .af – Afganistan
• .ag – Antigua dan Barbuda *
• .ai – Anguilla
• .al – Albania
• .am – Armenia *
• .an – Antillen Belanda
• .ao – Angola
• .aq – Antartika
• .ar – Argentina
• .as – Samoa Amerika *
• .at – Austria *
• .au – Australia
• .aw – Aruba
• .ax – Åland
• .az – Azerbaijan
[sunting] B
• .ba – Bosnia Herzegovina
• .bb – Barbados
• .bd – Bangladesh
• .be – Belgia *
• .bf – Burkina Faso
• .bg – Bulgaria
• .bh – Bahrain
• .bi – Burundi *
• .bj – Benin
• .bm – Bermuda
• .bn – Brunei Darussalam
• .bo – Bolivia *
• .br – Brasil *
• .bs – Bahama *
• .bt – Bhutan
• .bv – Pulau Bouvet (tidak dipakai dan tidak terdaftar)
• .bw – Botswana
• .by – Belarus
• .bz – Belize *
[sunting] C
• .ca – Kanada
• .cc – Pulau Cocos *
• .cd – Republik Demokratik Kongo (dulunya .zr – Zaire) *
• .cf – Republik Afrika Tengah
• .cg – Republik Kongo *
• .ch – Swiss *
• .ci – Côte d'Ivoire (Pantai Gading)
• .ck – Kepulauan Cook *
• .cl – Chili
• .cm – Kamerun
• .cn – Republik Rakyat Cina *
• .co – Kolombia
• .cr – Kosta Rika
• .cs – Serbia dan Montenegro (dulunya .yu – Yugoslavia; Catatan: pada tanggal 3 Juni, 2006, Montenegro mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga domain ini tidak dipakai lagi.) (kode domain .cs tidak dipakai, tidak ada DNS) (kode domain .cs dulunya dipakai untuk Cekoslowakia)
• .cu – Kuba
• .cv – Tanjung Verde
• .cx – Pulau Natal *
• .cy – Siprus
• .cz – Republik Ceko
[sunting] D
• .de – Jerman
• .dj – Djibouti *
• .dk – Denmark *
• .dm – Dominika
• .do – Republik Dominika
• .dz – Aljazair (Algeria)
[sunting] E
• .ec – Ekuador
• .ee – Estonia
• .eg – Mesir
• .eh – Sahara Barat (tidak dipakai; tidak ada DNS)
• .er – Eritrea
• .es – Spanyol *
• .et – Ethiopia
• .eu – Uni Eropa (kode domain yang "dikhususkan" oleh ISO 3166-1)
[sunting] F
• .fi – Finlandia
• .fj – Fiji *
• .fk – Kepulauan Falkland
• .fm – Federasi Mikronesia *
• .fo – Kepulauan Faroe
• .fr – Perancis
[sunting] G
• .ga – Gabon
• .gb – Britania Raya (Reserved domain by IANA; deprecated – see .uk)
• .gd – Grenada
• .ge – Georgia
• .gf – Guyana Perancis
• .gg – Guernsey
• .gh – Ghana
• .gi – Gibraltar
• .gl – Greenland *
• .gm – Gambia
• .gn – Guinea
• .gp – Guadeloupe
• .gq – Guinea Khatulistiwa
• .gr – Yunani *
• .gs – Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan *
• .gt – Guatemala
• .gu – Guam
• .gw – Guinea Bissau
• .gy – Guyana
[sunting] H
• .hk – Hong Kong *
• .hm – Pulau Heard dan Kepulauan McDonald *
• .hn – Honduras *
• .hr – Kroasia
• .ht – Haiti
• .hu – Hongaria *
[sunting] I
• .id – Indonesia
• .ie – Republik Irlandia
• .il – Israel *
• .im – Pulau Man *
• .in – India *
• .io – Teritorial Britania di Samudra Hindia *
• .iq – Irak
• .ir – Iran *
• .is – Islandia
• .it – Italia
[sunting] J
• .je – Jersey
• .jm – Jamaika
• .jo – Yordania
• .jp – Jepang
[sunting] K
• .ke – Kenya
• .kg – Kirgizstan
• .kh – Kamboja
• .ki – Kiribati
• .km – Komoro
• .kn – Saint Kitts dan Nevis
• .kp – Korea Utara (tidak dipakai; tidak ada DNS)
• .kr – Korea Selatan
• .kw – Kuwait
• .ky – Kepulauan Cayman
• .kz – Kazakhstan *
[sunting] L
• .la – Laos *
• .lb – Lebanon
• .lc – Saint Lucia
• .li – Liechtenstein *
• .lk – Sri Lanka
• .lr – Liberia
• .ls – Lesotho
• .lt – Lituania
• .lu – Luxemburg
• .lv – Latvia *
• .ly – Libya *
[sunting] M
• .ma – Maroko
• .mc – Monako
• .md – Moldova *
• .me – Montenegro
• .mg – Madagaskar
• .mh – Kepulauan Marshall
• .mk – Republik Makedonia
• .ml – Mali
• .mm – Myanmar
• .mn – Mongolia *
• .mo – Makau
• .mp – Kepulauan Mariana Utara *
• .mq – Martinique
• .mr – Mauritania
• .ms – Montserrat *
• .mt – Malta
• .mu – Mauritius *
• .mv – Maladewa
• .mw – Malawi *
• .mx – Meksiko *
• .my – Malaysia
• .mz – Mozambik
[sunting] N
• .na – Namibia *
• .nc – Kaledonia Baru
• .ne – Niger
• .nf – Pulau Norfolk *
• .ng – Nigeria
• .ni – Nikaragua
• .nl – Belanda * (ccTLD terdaftar pertama)
• .no – Norwegia
• .np – Nepal
• .nr – Nauru *
• .nu – Niue *
• .nz – Selandia Baru *
[sunting] O
• .om – Oman
[sunting] P
• .pa – Panama
• .pe – Peru
• .pf – Polinesia Perancis
• .pg – Papua Nugini
• .ph – Filipina *
• .pk – Pakistan *
• .pl – Polandia *
• .pm – Saint-Pierre dan Miquelon
• .pn – Kepulauan Pitcairn *
• .pr – Puerto Riko *
• .ps – Otoritas Nasional Palestina *
• .pt – Portugal *
• .pw – Palau
• .py – Paraguay
[sunting] Q
• .qa – Qatar
[sunting] R
• .re – Réunion
• .ro – Rumania *
• .rs – Serbia
• .ru – Rusia *
• .rw – Rwanda
[sunting] S
• .sa – Arab Saudi
• .sb – Kepulauan Solomon *
• .sc – Seychelles *
• .sd – Sudan
• .se – Swedia *
• .sg – Singapura
• .sh – Saint Helena *
• .si – Slovenia
• .sj – Svalbard dan Jan Mayen (tidak dipakai; tidak terdaftar)
• .sk – Slowakia
• .sl – Sierra Leone
• .sm – San Marino *
• .sn – Senegal
• .so – Somalia *
• .sr – Suriname *
• .st – Sao Tome dan Principe *
• .su – Uni Soviet (terdepresiasi; digantikan; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
• .sv – El Salvador
• .sy – Suriah *
• .sz – Swaziland *
[sunting] T
• .tc – Kepulauan Turks dan Caicos
• .td – Chad
• .tf – Teritorial Perancis Selatan
• .tg – Togo *
• .th – Thailand
• .tj – Tajikistan *
• .tk – Tokelau *
• .tl – Timor Leste (dulunya .tp) *
• .tm – Turkmenistan *
• .tn – Tunisia
• .to – Tonga *
• .tp – Timor Timur (terdepresiasi – gunakan .tl; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
• .tr – Turki
• .tt – Trinidad dan Tobago *
• .tv – Tuvalu *
• .tw – Republik Cina (Taiwan) *
• .tz – Tanzania
[sunting] U
• .ua – Ukraina
• .ug – Uganda *
• .uk – Inggris (kode domain yang "dikhususkan" oleh ISO 3166-1) (lihat pula .gb)
• .us – Amerika Serikat *
• .uy – Uruguay
• .uz – Uzbekistan
[sunting] V
• .va – Vatikan
• .vc – Saint Vincent dan Grenadines *
• .ve – Venezuela
• .vg – Kepulauan Virgin Britania Raya *
• .vi – Kepulauan Virgin Amerika Serikat
• .vn – Vietnam
• .vu – Vanuatu *
[sunting] W
• .wf – Wallis dan Futuna
• .ws – Samoa (dulunya Samoa Barat) *
[sunting] Y
• .ye – Yaman
• .yt – Mayotte
• .yu – Yugoslavia (kemudian berganti nama menjadi Serbia dan Montenegro)
(kode domain secara resmi digantikan oleh .cs (lihat di atas) namun tetap dipakai; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
[sunting] Z
• .za – Afrika Selatan *
• .zm – Zambia
• .zw – Zimbabwe
modem
Pemilihan Dewan Pengawas Wikimedia sudah dimulai. Berikan suara.
[Sembunyikan]
[Bantulah kami menerjemahkan!]
Modem
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Modem eksternal 28.8kbps serial-port modem dari Motorola
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Modem Internal 56kbps PCI slot modem
[sunting] Jenis modem
1. Modem 3GP
1. Modem GSM
Singkatan dari Modulator dan demodulator. Modem berfungsi untuk memasukkan sinyal informasi ke gelombang pembawa; Sebaliknya demodulator mengambil kembali sinyal informasi dari sinyal gabungan. Modem terbagi atas: 1. Amplitude Modulation ( AM ), yaitu rangkaian elektronik yang mengubah amplitude gelombang pembawa sesuai dengan amplitude sinyal informasi. 2. Frequency Modulation ( FM ), yaitu rangkaian elektronik yang mengubah frequency gelombang pembawa sesuai dengan perubahan frequency sinyal informasi. 3. Pulse Modulation ( PM ), yaitu system modulasi pulsa dapat dibedakan menjadi :
a. PAM ( Pulse Amplitude Modulation ), amplitudo gelombang pulsa berubah-ubah sesuai dengan perubahan sinyal informasi.
b. PPM ( Pulse Position Modulation ), yaitu posisi pulsa berubah-ubah sesuai sudut phasa sinyal informasi.
c. PWM ( Pulse Width Modulation ), jarak antar pulsa berubah-ubah sesuai dengan perubahan frekuensi sinyal pembawa.
4. Digital Modulation, terdiri dari :
a. FSK ( Frequency Shift Keying ), yaitu pergeseran pulsa pembawa sesuai dengan besar bilangan biner (sinyal analog yang 'dikodekan
1. Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
1. Modem ADSL
Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line.
Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya anda tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, dimana anda dapat dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Disisi lain anda tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem
1. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
... UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang ... ... tem WCDMA (wideband CDMA)
1. Modem CDMA
[sunting] Lihat pula
• Modem eksternal
• Modem internal
• Modem kabel
• Modem DSL
[sunting] Pranala luar
• (en) Installing, testing, troubleshooting & tweaking modems
• (en) 56k
• (en) v.92
• (en) Agere Systems
• (en) Broadxent
• (en) Columbia University - Protocols Explained
• (en) Conexant Systems
• (en) Comtech M2M
• (en) Costmo Modem Site
• (en) Creative Labs
• (en) Digicom
• (en) How Stuff Works - Modems
• (en) International Telecommunications Union ITU
• (en) ModemHelp.org
• (en) Modem-Help.co.uk
• (en) Modems.com
• (en) ModemSite.com
• (en) SpeedTouch.com
• (fr) Article: Le modem cable/VoIP Thomson THG520 sur Developpez.com
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Modem"
Kategori: Modem | Perangkat keras jaringan | Protokol lapisan fisik
Tampilan
• Halaman
• Pembicaraan
• Sunting
• ↑
• Versi terdahulu
Peralatan pribadi
• Masuk log / buat akun
Pencarian
Navigasi
• Halaman Utama
• Perubahan terbaru
• Peristiwa terkini
• Halaman sembarang
Komunitas
• Warung Kopi
• Portal komunitas
• Bantuan
wikipedia
• Perihal Wikipedia
• Pancapilar
• Kebijakan
• Menyumbang
Buat buku
• Tambah halaman
• Bantuan
Kotak peralatan
• Pranala balik
• Perubahan terkait
• Halaman istimewa
• Versi cetak
• Pranala permanen
• Buat PDF
• Kutip artikel ini
Bahasa lain
• Afrikaans
• العربية
• Azərbaycan
• Беларуская (тарашкевіца)
• Български
• Bosanski
• Català
• Česky
• Dansk
• Deutsch
• Ελληνικά
• English
• Esperanto
• Español
• Eesti
• Euskara
• فارسی
• Suomi
• Français
• Gaeilge
• Galego
• עברית
• हिन्दी
• Hrvatski
• Magyar
• Italiano
• 日本語
• Қазақша
• 한국어
• Lëtzebuergesch
• Lietuvių
• Latviešu
• Македонски
• മലയാളം
• Bahasa Melayu
• Nederlands
• Norsk (nynorsk)
• Norsk (bokmål)
• Occitan
• Polski
• Português
• Română
• Русский
• Srpskohrvatski / Српскохрватски
• Simple English
• Slovenčina
• Slovenščina
• Shqip
• Српски / Srpski
• Svenska
• ไทย
• Türkçe
• Українська
• اردو
• Tiếng Việt
• ייִדיש
• 中文
• Halaman ini terakhir diubah pada 11:07, 3 Agustus 2009.
• Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.
• Kebijakan privasi
• Perihal Wikipedia
[Sembunyikan]
[Bantulah kami menerjemahkan!]
Modem
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Modem eksternal 28.8kbps serial-port modem dari Motorola
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Modem Internal 56kbps PCI slot modem
[sunting] Jenis modem
1. Modem 3GP
1. Modem GSM
Singkatan dari Modulator dan demodulator. Modem berfungsi untuk memasukkan sinyal informasi ke gelombang pembawa; Sebaliknya demodulator mengambil kembali sinyal informasi dari sinyal gabungan. Modem terbagi atas: 1. Amplitude Modulation ( AM ), yaitu rangkaian elektronik yang mengubah amplitude gelombang pembawa sesuai dengan amplitude sinyal informasi. 2. Frequency Modulation ( FM ), yaitu rangkaian elektronik yang mengubah frequency gelombang pembawa sesuai dengan perubahan frequency sinyal informasi. 3. Pulse Modulation ( PM ), yaitu system modulasi pulsa dapat dibedakan menjadi :
a. PAM ( Pulse Amplitude Modulation ), amplitudo gelombang pulsa berubah-ubah sesuai dengan perubahan sinyal informasi.
b. PPM ( Pulse Position Modulation ), yaitu posisi pulsa berubah-ubah sesuai sudut phasa sinyal informasi.
c. PWM ( Pulse Width Modulation ), jarak antar pulsa berubah-ubah sesuai dengan perubahan frekuensi sinyal pembawa.
4. Digital Modulation, terdiri dari :
a. FSK ( Frequency Shift Keying ), yaitu pergeseran pulsa pembawa sesuai dengan besar bilangan biner (sinyal analog yang 'dikodekan
1. Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
1. Modem ADSL
Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line.
Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya anda tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, dimana anda dapat dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Disisi lain anda tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem
1. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
... UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang ... ... tem WCDMA (wideband CDMA)
1. Modem CDMA
[sunting] Lihat pula
• Modem eksternal
• Modem internal
• Modem kabel
• Modem DSL
[sunting] Pranala luar
• (en) Installing, testing, troubleshooting & tweaking modems
• (en) 56k
• (en) v.92
• (en) Agere Systems
• (en) Broadxent
• (en) Columbia University - Protocols Explained
• (en) Conexant Systems
• (en) Comtech M2M
• (en) Costmo Modem Site
• (en) Creative Labs
• (en) Digicom
• (en) How Stuff Works - Modems
• (en) International Telecommunications Union ITU
• (en) ModemHelp.org
• (en) Modem-Help.co.uk
• (en) Modems.com
• (en) ModemSite.com
• (en) SpeedTouch.com
• (fr) Article: Le modem cable/VoIP Thomson THG520 sur Developpez.com
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Modem"
Kategori: Modem | Perangkat keras jaringan | Protokol lapisan fisik
Tampilan
• Halaman
• Pembicaraan
• Sunting
• ↑
• Versi terdahulu
Peralatan pribadi
• Masuk log / buat akun
Pencarian
Navigasi
• Halaman Utama
• Perubahan terbaru
• Peristiwa terkini
• Halaman sembarang
Komunitas
• Warung Kopi
• Portal komunitas
• Bantuan
wikipedia
• Perihal Wikipedia
• Pancapilar
• Kebijakan
• Menyumbang
Buat buku
• Tambah halaman
• Bantuan
Kotak peralatan
• Pranala balik
• Perubahan terkait
• Halaman istimewa
• Versi cetak
• Pranala permanen
• Buat PDF
• Kutip artikel ini
Bahasa lain
• Afrikaans
• العربية
• Azərbaycan
• Беларуская (тарашкевіца)
• Български
• Bosanski
• Català
• Česky
• Dansk
• Deutsch
• Ελληνικά
• English
• Esperanto
• Español
• Eesti
• Euskara
• فارسی
• Suomi
• Français
• Gaeilge
• Galego
• עברית
• हिन्दी
• Hrvatski
• Magyar
• Italiano
• 日本語
• Қазақша
• 한국어
• Lëtzebuergesch
• Lietuvių
• Latviešu
• Македонски
• മലയാളം
• Bahasa Melayu
• Nederlands
• Norsk (nynorsk)
• Norsk (bokmål)
• Occitan
• Polski
• Português
• Română
• Русский
• Srpskohrvatski / Српскохрватски
• Simple English
• Slovenčina
• Slovenščina
• Shqip
• Српски / Srpski
• Svenska
• ไทย
• Türkçe
• Українська
• اردو
• Tiếng Việt
• ייִדיש
• 中文
• Halaman ini terakhir diubah pada 11:07, 3 Agustus 2009.
• Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.
• Kebijakan privasi
• Perihal Wikipedia
arpanet
ARPANET
Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.
Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.
Selasa, 03 November 2009
sejarah internet
Sejarah Internet
Riki Sriwijaya
Kemunculan Internet tidak dapat dipisahkan dari kemunculan jaringan komputer, karena sejatinya Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat luas yang melingkupi seluruh dunia (World Wide). Internet telah merevolusi teknologi komputer dan komunikasi sedemikian hebatnya sehingga dunia kita tidak akan pernah kembali seperti dulu lagi. Penemuan telegraf, telepon, radio dan komputer telah meningkatkan level teknologi yang kita miliki, tetapi menggabungkan semuanya membawa kita ke level teknologi yang bahkan lebih tinggi lagi. Intenet telah menghapus batas-batas geografis, semua orang dapat saling berkomunikasi dari mana dan di mana pun mereka berada, hal ini sedikit banyak telah merubah cara orang-orang dalam berinteraksi satu sama lain.
Pengertian Internet dan TCP/IP
Internet diartikan sebagai “The global public Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) internetwork”[1]. Jadi Internet adalah gabungan dari seluruh komputer didunia yang di satukan oleh sebuah “bahasa” yang sama, adapun bahasa yang dimaksud adalah Transmission Control Protokol/Internet Protokol (TCP/IP). Sedangkan yang dimaksud dengan TCP/IP sendiri adalah satu set protokol yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer [2], TCP/IP menjadi sangat populer karena apabila kita ingin terkoneksi ke Internet kita harus menggunakan protokol TCP/IP, yang dengan TCP/IP inilah kemudian komputer di seluruh dunia dapat saling berkomunikasi.
Sejarah Internet
Ide Internet ini lahir ketika J.C.R Licklider dari MIT menulis serangkaian memo yang mendiskusikan tentang idenya untuk membangun sebuah “Galactic Network” [3], ia mencita-citakan tentang jaringan komputer yang dapat saling terhubung di seluruh dunia dimana setiap orang dapat mengakses informasi maupun program dengan cepat dan mudah dimanapun mereka berada. Semangat yang ia cita-citakan sedikit banyak adalah seperti Internet saat ini. Licklider adalah kepala lembaga penelitian komputer pertama DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), bermula pada Oktober 1962 ketika ia meyakinkan penggantinya di DARPA, Ivan Sutherland, Bob Taylor dan penelti dari MIT Lawrence G. Roberts tentang pentingya konsep jaringan ini.
Leonard Kleinrock dari MIT mempublikasikan tulisan pertamanya tentang “packet switching theory” pada bulan juli 1961 dan mempublikasikan buku tentang subjek yang sama pada 1964. Kleinrock meyakinkan Roberts (penelti dari MIT Lawrence G. Roberts) tentang pandangannya secara teoritis mengenai komunikasi dengan menggunakan konsep paket switching dari pada menggunakan konsep sirkuit switching, hal ini kemudian menjadi langkah besar dalam dunia jaringan komputer. Tapi ada satu hal lagi yang harus difikirkan, yaitu bagaimana caranya agar komputer-komputer ini dapat saling “bicara”. Untuk memecahkan masalah ini pada tahun 1965 bekerjasama dengan Thomas Merrill, Robert menghubungkan komputer TX-2 secara masal ke Q-32 di California dengan menggunakan kabel telepon berkecepatan rendah sehingga membentuk Wide Area Network yang pertama yang pernah dibuat. Hasil dari percobaan ini menyadarkan mereka bahwa komputer dapat dibuat agar bekerja secara bersama-sama sehingga dapat menjalankan program, mengolah data ketika diperlukan, bahkan melakukan keduanya secara remote (pengendalian komputer dari jarak jauh). Akan tetapi sistem sirkuit swich telepon tidak cukup baik untuk melakukan semua itu. Keyakinan Kleinrock akan kebutuhan packet switching akhirnya terbukti (lihat gambar 1 dan 2).
Gambar 1. Jaringan sirkuit switch, seluruh data dikirimkan melalui jalur (path) yang sama.
Gambar 2. Jaringan paket switch, data dikirim melalui jalur-jalur (path) yang berbeda
Di akhir tahun 1966 Roberts hijrah ke DARPA untuk mewujudkan konsepnya mengenai jaringan komputer, dan dalam waktu singkat ia menyatukan semua idenya itu dalam sebuah perancangan “ARPANET” (Advanced Research Projects Agency Network) yang kemudian di publikasikan pada tahun 1967. Dalam sebuah konfrensi dimana ia mempresentasikan tulisannya, ternyata dipresentasikan pula tulisan tentang konsep paket jaringan dari Inggris yang di tulis oleh Donald Davies dan Roger Scantlebury dari NPL, Scantlebury bercerita kepada Roberts tentang apa yang dikerjakan oleh NPL dan juga apa yang dikerjakan oleh Paul Baran dan yang lainnya di RAND. Tim RAND sudah menulis paper tentang “packet switching network for secure voice” untuk militer pada tahun 1964. Hal itu terjadi ketika pekerjaan di MIT (1961-1967), di RAND (1962-1965), dan di NPL (1964-1967) dilakukan secara parallel tanpa sepengetauan satu sama lain. Kata “paket” di adopsi dari hasil pekerjaan di NPL dan perencanaan kecepatan jalur yang diusulkan untuk digunakan di ARPANET ditingkatkan dari 2,4 kbps menjadi 50 kbps.
Pada Agustus 1968, setelah Roberts dan DARPA membiayai komunitas yang telah merancang secara teliti seluruh struktur dan spesifikasi untuk ARPANET, sebuah tender diterbitkan oleh DARPA untuk pengembangan salah satu komponen kunci dari ARPANET yaitu packet switching yang disebut dengan Interface Message Processor (IMP). Tender dimenangkan pada desember 1968 oleh sebuah tim yang dikepalai oleh Frank Heart dari BNN (Bolt Beranek and Newman). Ketika tim BBN mengerjakan IMP dimana Bob Kahn memainkan peranan yang besar secara keseluruhan dalam desain arsitektur ARPANET, topologi jaringan dan perhitungan ekonomisnya dilakukan serta dioptimalkan oleh Roberts, Howard Frank dan timnya dari Network Analysis Corporation sedangkan pengujian system dilakukan oleh tim yang dikepalai Kleinrock dari UCLA.
Dengan mempertimbangkan penelitian tentang teori packet switching dan kefokusannya dalam anasisis disain dan pengujian jaringan yang dilakukan oleh Kleinrock dimasa lalu, pusat pengujian jaringannya di UCLA dipilih untuk menjadi node pertama dari ARPANET (lihat gambar 3). Hal ini terjadi pada September 1969 ketika BNN memasang IMP pertama di UCLA dan komputer host pertamapun terkoneksi. Proyek Doug Engelbart mengenai “Augmentation of Human Intellect” di Stanford Research Institute (SRI) menjadi node kedua. Sebulan kemudian ketika SRI terkoneksi ke ARPANET, pesan host-to-host yang pertama dikirim dari labolatorium Kleinrock di UCLA ke SRI. Dua node lagi yang kemudian ikut terkoneksi adalah UC Santa Barbara dan University of Utah, dengan begitu di akhir tahun 1969 ada empat komputer host yang saling terhubung melalui ARPANET.
Gambar 3. Leonard Kleinrock dihadapan IMP1
Pada desember 1970 Network Working Group (NWG) yang dipimpin oleh S. Crocker menyelesaikan tahap awal ARPANET host-to-host protocol yang disebut dengan Network Control Protocol (NCP). Setelah situs ARPANET selesai diimplementasikan pada selang waktu antara tahun1971-1972, penguna jaringan ARPANET akhirnya dapat memulai untuk megembangkan aplikasi mereka. Pada oktober 1972 Bob Khan menyelenggarakan demonstrasi ARPANET secara besar-besaran yang dilakukan dalam sebuah konfrensi ICCC (International Computer Communication Conference) dengan sangat sukses. Ditahun yang sama pada bulan maret aplikasi e-mail diperkenalkan oleh Ray Tomlinson dari BNN, munculnya aplikasi e-mail ini didorong oleh kebutuhan para pengembang ARPANET akan sarana komunikasi dan koordinasi yang mudah.
Pada tahun 1973 DARPA memulai sebuah program penelitian untuk mencari teknik dan teknologi yang dapat menghubungkan paket jaringan yang beraneka ragam. Targetnya adalah untuk mewujudkan sebuah protokol komunikasi yang dapat memungkinkan komputer yang terhubung ke suatu jaringan untuk saling berkomunikasi secara bebas melalui jaringan-jaringan yang lain (jaringan perantara), program ini disebut sebagai “Internetting Project” dan system jaringan yang dihasilkan dari proyek ini kemudian dikenal dengan nama “Internet”, sedangkan sistem protocol yang dihasilkan dari proyek ini kemudian dikenal dengan nama protocol TCP/IP. Struktur jaringan Internet versi awal (ARPANET) dapat dilihat pada gambar 4.
Pada tahun 1986 NSF (National Science Foundation) memulai pengembangan NSFNET yang memiliki bandwith 45 Mbps, NSFNET melayani sekitar 12 miliar lalu-lintas paket data perbulan antar jaringan yang ia hubungkan. Pada saat ini NSFNET merupakan salah satu backbone yang paling besar yang terhubung ke Internet. NASA (National Aeronautics and Space Administration) dan departemen perenergian Amerika Serikat juga menyumbangkan backbone tambahan yang terhubung ke Internet dengan NSINET dan ESNET-nya.
Di Eropa backbone internasional seperti NORDUNET dan yang lainnya menyediakan lebih dari seratus ribu koneksi komputer dalam sebuah jaringan raksasa. Seiring waktu, penyedia jaringan komputer komersil di Amerika Serikat dan Eropa mulai menawarkan backbone Internet dan dukungan akses bagi pihak-pihak yang berminat.
Secara regional (Amerika dan Eropa) layanan Internet di sediakan oleh berbagai konsorsium jaringan, sedangkan secara lokal (Amerika) layanan Internet terdapat dilembaga-lembaga penelitian atau institusi pendidikan. Di Amerika Serikat banyak institusi-institusi milik pemerintah, baik pemerintah federal maupun pemerintah negara bagian yang terkoneksi ke Internet dan berperan besar dalam pengembangan jaringan Internet. Di Eropa dan beberapa tempat yang lain perkembangan Internet didukung oleh kerja sama internasional melalui lembaga-lembaga riset nasional masing-masing negara. Setelah tahun 1989 Internet mulai mengintegrasikan dukungan bagi paket protokol lain yang ingin terkoneksi ke sistem jaringannya, sehingga terbentuklah sitem antar jaringan multi protokol dengan di integrasikannya Open System Interconection (OSI) protokol kedalam arsitektur Internet. Di akhir tahun 1991 Internet telah berkembang sedemikian besar dan menghubungkan sekitar 5000 jaringan dari sekitar 36 negara yang melayani sekitar 700.000 komputer host yang digunakan oleh lebih dari empat juta orang [4]. Secara garis besar evolusi Internet dapat dilihat pada gambar 5, dan pertumbuhan jumlah host yang terhubung ke Internet dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 4. Peta awal jaringan Internet (ARPANET)
Gambar 5. Garis waktu Internet
Gambar 6. Pertumbuhan host yang terhubung ke Internet
Pada saat ini Internet telah menjangkau hampir seluruh tempat di dunia, ia memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi siapa pun yang terkoneksi dengannya melampaui batas-batas geografis yang ada.
Referensi
[1] Tulloch Mitch. Tulloch Ingrid, Microsoft Encyclopedia of Networking 2nd Edition, Microsoft Press, Washington, 2002
[2] Blank Andrew G, TCP/IP Foundations, Sybex, San Francisco, 2004
[3] Vint Cerf, A Brief History of the Internet version 3.32, www.isoc.org/internet/history/brief.shtml , 25 November 2006
[4] Vint Cerf, A Brief History of the Internet and Related Networks, www.isoc.org/internet/history/cerf.shtml, 25 November 2006
BIOGRAFI PENULIS
Riki Sriwijaya. Manusia biasa, sekarang sedang kuliah di Institut Teknologi Indonesia, serpong Banten.
Riki Sriwijaya
Kemunculan Internet tidak dapat dipisahkan dari kemunculan jaringan komputer, karena sejatinya Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat luas yang melingkupi seluruh dunia (World Wide). Internet telah merevolusi teknologi komputer dan komunikasi sedemikian hebatnya sehingga dunia kita tidak akan pernah kembali seperti dulu lagi. Penemuan telegraf, telepon, radio dan komputer telah meningkatkan level teknologi yang kita miliki, tetapi menggabungkan semuanya membawa kita ke level teknologi yang bahkan lebih tinggi lagi. Intenet telah menghapus batas-batas geografis, semua orang dapat saling berkomunikasi dari mana dan di mana pun mereka berada, hal ini sedikit banyak telah merubah cara orang-orang dalam berinteraksi satu sama lain.
Pengertian Internet dan TCP/IP
Internet diartikan sebagai “The global public Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) internetwork”[1]. Jadi Internet adalah gabungan dari seluruh komputer didunia yang di satukan oleh sebuah “bahasa” yang sama, adapun bahasa yang dimaksud adalah Transmission Control Protokol/Internet Protokol (TCP/IP). Sedangkan yang dimaksud dengan TCP/IP sendiri adalah satu set protokol yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer [2], TCP/IP menjadi sangat populer karena apabila kita ingin terkoneksi ke Internet kita harus menggunakan protokol TCP/IP, yang dengan TCP/IP inilah kemudian komputer di seluruh dunia dapat saling berkomunikasi.
Sejarah Internet
Ide Internet ini lahir ketika J.C.R Licklider dari MIT menulis serangkaian memo yang mendiskusikan tentang idenya untuk membangun sebuah “Galactic Network” [3], ia mencita-citakan tentang jaringan komputer yang dapat saling terhubung di seluruh dunia dimana setiap orang dapat mengakses informasi maupun program dengan cepat dan mudah dimanapun mereka berada. Semangat yang ia cita-citakan sedikit banyak adalah seperti Internet saat ini. Licklider adalah kepala lembaga penelitian komputer pertama DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), bermula pada Oktober 1962 ketika ia meyakinkan penggantinya di DARPA, Ivan Sutherland, Bob Taylor dan penelti dari MIT Lawrence G. Roberts tentang pentingya konsep jaringan ini.
Leonard Kleinrock dari MIT mempublikasikan tulisan pertamanya tentang “packet switching theory” pada bulan juli 1961 dan mempublikasikan buku tentang subjek yang sama pada 1964. Kleinrock meyakinkan Roberts (penelti dari MIT Lawrence G. Roberts) tentang pandangannya secara teoritis mengenai komunikasi dengan menggunakan konsep paket switching dari pada menggunakan konsep sirkuit switching, hal ini kemudian menjadi langkah besar dalam dunia jaringan komputer. Tapi ada satu hal lagi yang harus difikirkan, yaitu bagaimana caranya agar komputer-komputer ini dapat saling “bicara”. Untuk memecahkan masalah ini pada tahun 1965 bekerjasama dengan Thomas Merrill, Robert menghubungkan komputer TX-2 secara masal ke Q-32 di California dengan menggunakan kabel telepon berkecepatan rendah sehingga membentuk Wide Area Network yang pertama yang pernah dibuat. Hasil dari percobaan ini menyadarkan mereka bahwa komputer dapat dibuat agar bekerja secara bersama-sama sehingga dapat menjalankan program, mengolah data ketika diperlukan, bahkan melakukan keduanya secara remote (pengendalian komputer dari jarak jauh). Akan tetapi sistem sirkuit swich telepon tidak cukup baik untuk melakukan semua itu. Keyakinan Kleinrock akan kebutuhan packet switching akhirnya terbukti (lihat gambar 1 dan 2).
Gambar 1. Jaringan sirkuit switch, seluruh data dikirimkan melalui jalur (path) yang sama.
Gambar 2. Jaringan paket switch, data dikirim melalui jalur-jalur (path) yang berbeda
Di akhir tahun 1966 Roberts hijrah ke DARPA untuk mewujudkan konsepnya mengenai jaringan komputer, dan dalam waktu singkat ia menyatukan semua idenya itu dalam sebuah perancangan “ARPANET” (Advanced Research Projects Agency Network) yang kemudian di publikasikan pada tahun 1967. Dalam sebuah konfrensi dimana ia mempresentasikan tulisannya, ternyata dipresentasikan pula tulisan tentang konsep paket jaringan dari Inggris yang di tulis oleh Donald Davies dan Roger Scantlebury dari NPL, Scantlebury bercerita kepada Roberts tentang apa yang dikerjakan oleh NPL dan juga apa yang dikerjakan oleh Paul Baran dan yang lainnya di RAND. Tim RAND sudah menulis paper tentang “packet switching network for secure voice” untuk militer pada tahun 1964. Hal itu terjadi ketika pekerjaan di MIT (1961-1967), di RAND (1962-1965), dan di NPL (1964-1967) dilakukan secara parallel tanpa sepengetauan satu sama lain. Kata “paket” di adopsi dari hasil pekerjaan di NPL dan perencanaan kecepatan jalur yang diusulkan untuk digunakan di ARPANET ditingkatkan dari 2,4 kbps menjadi 50 kbps.
Pada Agustus 1968, setelah Roberts dan DARPA membiayai komunitas yang telah merancang secara teliti seluruh struktur dan spesifikasi untuk ARPANET, sebuah tender diterbitkan oleh DARPA untuk pengembangan salah satu komponen kunci dari ARPANET yaitu packet switching yang disebut dengan Interface Message Processor (IMP). Tender dimenangkan pada desember 1968 oleh sebuah tim yang dikepalai oleh Frank Heart dari BNN (Bolt Beranek and Newman). Ketika tim BBN mengerjakan IMP dimana Bob Kahn memainkan peranan yang besar secara keseluruhan dalam desain arsitektur ARPANET, topologi jaringan dan perhitungan ekonomisnya dilakukan serta dioptimalkan oleh Roberts, Howard Frank dan timnya dari Network Analysis Corporation sedangkan pengujian system dilakukan oleh tim yang dikepalai Kleinrock dari UCLA.
Dengan mempertimbangkan penelitian tentang teori packet switching dan kefokusannya dalam anasisis disain dan pengujian jaringan yang dilakukan oleh Kleinrock dimasa lalu, pusat pengujian jaringannya di UCLA dipilih untuk menjadi node pertama dari ARPANET (lihat gambar 3). Hal ini terjadi pada September 1969 ketika BNN memasang IMP pertama di UCLA dan komputer host pertamapun terkoneksi. Proyek Doug Engelbart mengenai “Augmentation of Human Intellect” di Stanford Research Institute (SRI) menjadi node kedua. Sebulan kemudian ketika SRI terkoneksi ke ARPANET, pesan host-to-host yang pertama dikirim dari labolatorium Kleinrock di UCLA ke SRI. Dua node lagi yang kemudian ikut terkoneksi adalah UC Santa Barbara dan University of Utah, dengan begitu di akhir tahun 1969 ada empat komputer host yang saling terhubung melalui ARPANET.
Gambar 3. Leonard Kleinrock dihadapan IMP1
Pada desember 1970 Network Working Group (NWG) yang dipimpin oleh S. Crocker menyelesaikan tahap awal ARPANET host-to-host protocol yang disebut dengan Network Control Protocol (NCP). Setelah situs ARPANET selesai diimplementasikan pada selang waktu antara tahun1971-1972, penguna jaringan ARPANET akhirnya dapat memulai untuk megembangkan aplikasi mereka. Pada oktober 1972 Bob Khan menyelenggarakan demonstrasi ARPANET secara besar-besaran yang dilakukan dalam sebuah konfrensi ICCC (International Computer Communication Conference) dengan sangat sukses. Ditahun yang sama pada bulan maret aplikasi e-mail diperkenalkan oleh Ray Tomlinson dari BNN, munculnya aplikasi e-mail ini didorong oleh kebutuhan para pengembang ARPANET akan sarana komunikasi dan koordinasi yang mudah.
Pada tahun 1973 DARPA memulai sebuah program penelitian untuk mencari teknik dan teknologi yang dapat menghubungkan paket jaringan yang beraneka ragam. Targetnya adalah untuk mewujudkan sebuah protokol komunikasi yang dapat memungkinkan komputer yang terhubung ke suatu jaringan untuk saling berkomunikasi secara bebas melalui jaringan-jaringan yang lain (jaringan perantara), program ini disebut sebagai “Internetting Project” dan system jaringan yang dihasilkan dari proyek ini kemudian dikenal dengan nama “Internet”, sedangkan sistem protocol yang dihasilkan dari proyek ini kemudian dikenal dengan nama protocol TCP/IP. Struktur jaringan Internet versi awal (ARPANET) dapat dilihat pada gambar 4.
Pada tahun 1986 NSF (National Science Foundation) memulai pengembangan NSFNET yang memiliki bandwith 45 Mbps, NSFNET melayani sekitar 12 miliar lalu-lintas paket data perbulan antar jaringan yang ia hubungkan. Pada saat ini NSFNET merupakan salah satu backbone yang paling besar yang terhubung ke Internet. NASA (National Aeronautics and Space Administration) dan departemen perenergian Amerika Serikat juga menyumbangkan backbone tambahan yang terhubung ke Internet dengan NSINET dan ESNET-nya.
Di Eropa backbone internasional seperti NORDUNET dan yang lainnya menyediakan lebih dari seratus ribu koneksi komputer dalam sebuah jaringan raksasa. Seiring waktu, penyedia jaringan komputer komersil di Amerika Serikat dan Eropa mulai menawarkan backbone Internet dan dukungan akses bagi pihak-pihak yang berminat.
Secara regional (Amerika dan Eropa) layanan Internet di sediakan oleh berbagai konsorsium jaringan, sedangkan secara lokal (Amerika) layanan Internet terdapat dilembaga-lembaga penelitian atau institusi pendidikan. Di Amerika Serikat banyak institusi-institusi milik pemerintah, baik pemerintah federal maupun pemerintah negara bagian yang terkoneksi ke Internet dan berperan besar dalam pengembangan jaringan Internet. Di Eropa dan beberapa tempat yang lain perkembangan Internet didukung oleh kerja sama internasional melalui lembaga-lembaga riset nasional masing-masing negara. Setelah tahun 1989 Internet mulai mengintegrasikan dukungan bagi paket protokol lain yang ingin terkoneksi ke sistem jaringannya, sehingga terbentuklah sitem antar jaringan multi protokol dengan di integrasikannya Open System Interconection (OSI) protokol kedalam arsitektur Internet. Di akhir tahun 1991 Internet telah berkembang sedemikian besar dan menghubungkan sekitar 5000 jaringan dari sekitar 36 negara yang melayani sekitar 700.000 komputer host yang digunakan oleh lebih dari empat juta orang [4]. Secara garis besar evolusi Internet dapat dilihat pada gambar 5, dan pertumbuhan jumlah host yang terhubung ke Internet dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 4. Peta awal jaringan Internet (ARPANET)
Gambar 5. Garis waktu Internet
Gambar 6. Pertumbuhan host yang terhubung ke Internet
Pada saat ini Internet telah menjangkau hampir seluruh tempat di dunia, ia memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi siapa pun yang terkoneksi dengannya melampaui batas-batas geografis yang ada.
Referensi
[1] Tulloch Mitch. Tulloch Ingrid, Microsoft Encyclopedia of Networking 2nd Edition, Microsoft Press, Washington, 2002
[2] Blank Andrew G, TCP/IP Foundations, Sybex, San Francisco, 2004
[3] Vint Cerf, A Brief History of the Internet version 3.32, www.isoc.org/internet/history/brief.shtml , 25 November 2006
[4] Vint Cerf, A Brief History of the Internet and Related Networks, www.isoc.org/internet/history/cerf.shtml, 25 November 2006
BIOGRAFI PENULIS
Riki Sriwijaya. Manusia biasa, sekarang sedang kuliah di Institut Teknologi Indonesia, serpong Banten.
Langganan:
Postingan (Atom)
